Banyak banget cerita-cerita yang saya dapati.
Kurang lebih intinya, mereka ngerasa ujiannya besar, berat, dan ngejalani hidup itu rasanya susah.
Dan pertanyaan mereka, “APA ALLAH MEMBENCI SAYA?”
Saya berterima kasih kepada orang-orang ini, yang menceritahkan kisahnya kepada saya, berbagi cerita kepada saya. Karena sebenarnya saya lah yang belajar dari kisah-kisah mereka.
Bismillahirrahmanirrahim...
Allah tidak membenci
Sungguh Allah adalah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Jadi bagaimana mungkin Allah membenci hamba-Nya, apalagi hamba yang beriman kepada-Nya.
So keep positive thinking ke Allah
Ujian ...
Apa itu ujian...?
Saat-saat terberat dalam hidup seseorang adalah saat mereka di uji, mendapati musibah. Saat seperti ini ada yang semakin dekat kepada Allah, dan ada pula yang malah merasa, Allah membencinya.
Banyak yang tidak menyadari ujian itu tidak hanya dalam bentuk kesusahan atau perkara yang kita tidak sukai. Tapi terkadang ujian itu juga adalah hal yang kita sukai.
Banyak yang terlena dengan apa yang dimiliki saat ini, membuat ia lupa diri. Dan sesungguhnya itulah ujian yang sesungguhnya. Ujian bagaimana kita mempergunakan dan mengemban amanah, sesuatu yang dititpkan Allah SWT kepada kita.
Ujian ...
Pandanglah ia dengan hatimu
Ujian adalah hadiah dari Allah.
Bukan untuk menghancurkan, tapi untuk meneguhkan.
Orang-orang yang baru mengenal saya, atau mengenal saya hanya di dunia maya, mungkin mereka akan berpikir betapa mulusnya perjalanan hidupku.
Dimana mereka melihat saya yang sekarang dalam keadaan berhijrah, mereka tentunya hanya melihat betapa saya tenang dengan keadaan ini. Mereka tidak mengetahui dengan apa yang saya temui di masa lalu. Saya tidak bisa menggambarkan seperti apa itu, tapi yang jelas itu membuat saya yakin Allah memberikan kekuatan yang sangat bersar kepada saya.
Perjalanan yang begitu berharga buat saya. Perjalanan yang menjadi pengalaman, dan pelajaran buat saya.
Yang semakin mendewasakan saya. Yang semakin menegarkan saya. Alhamdulillah ...
Ujian dari A-Z, kalau ada abjad setelah Z mungkin seperti itulah
Dan kalau ditanya rasanya seperti apa, ya rasanya seperti permen “Nano-nano” kali yaa... hihihi soalnya di iklannya katanya’rame rasanya”
Heheheeh .... kembali ke topik...
Besar atau kecil ujian hari ini atau yang akan datang, PAKE PRINSIP :
1. Apapun cobaannya InsyaaAllah, Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan hamba-Nya.
[Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".] (Al-baqarah : 286)
2. Buat saya ujian itu adalah cara Allah menunjukkan kasih sayang-Nya kepada saya. Jadi segala ujian, cobaan, musibah itu bukan karena Allah benci. Tapi karena Allah sayang.
3. Setiap manusia, Allah memberikan ujian-Nya berbeda-beda karena setiap manusia diberikan kekuatan yang berbeda-beda. Jadi semakin besar ujian itu, maka berarti semakin kuat pula kita.
4. Saya memakai prinsip “INNALLAHA MA'ASHOBIRIN”, "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar"
[ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.] (Al-baqarah : 153 )
dan prinsip ‘INNALLAHA MA’ANA”, “Sesungguhnya Allah bersama kita”
[Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana]. (At-Taubah : 40)
Jadi, apa alasan untuk bersedih, sementara ujian itu artinya jika saya bersabar, maka artinya Allah bersama kita.
5. Percaya, apapun yang terjadi hari ini, baik atau buruk itu udah ketetapan Allah, dan segala sesuatunya pasti ada hikmahnya..
Jangan ngeluh
Jangan ngeluh.
Inget, kita di kasih cobaan karena Allah sayang..
Berusahalah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah..
Dekati terus, terus, dan terus.
Jika dikasih cobaan, mungkin Allah rindu akan tangisan, rindu akan do'a do'a tulus kita di sepertiga malam terakhir.
Harus bisa positive thinking ke Allah.. Allah sungguh Maha Penyayang
Karena sungguh saya ngerasain bagaimana Allah begitu luas kasih sayangnyaa kepada saya. Dengan segala ujiannya kepada saya, saya tidak pernah berpikir Allah membenci saya, tapi Allah sayang saya
Kalian tahu, apa yang bisa menjadikan saya seperti sekarang ini? Itu semua karena hasil dari ujian yang pernah saya lalui. Sangat berat. Sangat berat. Tapi ujian itu yg membuat saya kuat, saya tegar sekarang. Jauh lebih kuat.
Positive thinking ke Allah.
Kuncinya hanya satu "ALLAH"...
Berusaha untuk selalu dekat kepada-Nya..
Orang yang cerita ke saya, ngeluh tentang hidupnya yang katanya mendapat ujian terus, terus dan terus, tapi setelah saya menceritakan yang pernah saya lalui, mereka kaget dan masalah ternyata masalah mereka tidak berarti apa-apa.
Syukuri apa yang ada hari ini..
Banyak yang lebih susah daripada kita.
Banyak yang lebih jauh besar cobaannya daripada kita.
Tetap bersyukur.
Indah atau tidaknya hidup kita sebenarnya tergantung dari kita sendiri.
Sejauh mana kita BERSYUKUR, BERSABAR, DAN POSITIVE THINKING.
ORANG YANG SELALU BERSABAR DI AKHIRAT NANTI ADALAH ORANG YANG PALING TINGGI DERAJATNYA. INSYAAALLAH...
INNALLAHA MA'ASHOBIRIN